Berita Nasional dan Internasional Terkini

Kisah Pembantu Jujur Yang Melahirkan Ulama Besar Ibnu Mubarak

Advertisement

Ini adalah kisah teladan tentang sebuah kejujuran. Qodhi Nuh bin Maryam adalah pemimpin sekaligus qadhi di Marwa yang memiliki putri yang sangat cantik. Karena kecantikan sang putri maka banyak tokoh dan pembesar yang ingin memperistrinya.

Kisah Pembantu Jujur Yang Melahirkan Ulama Besar Ibnu Mubarak


Pada saat itu  sang qadhi memiliki seorang pembantu yang bertugas menjaga kebun anggurnya. Suatu ketika  Qadhi Nuh pergi ke kebun dan meminta kepada sang pembantu untuk dipetikkan anggur. Dia meminta anggur terbaik.  Sang pembantu pun memberikan anggur yang diminta. Tapi ketika dirasakan oleh qodhi, rasanya masam, hingga Qadhi Nuh berkata,”Berikan anggur yang manis!”

Sang pembantu pun mencari anggur lagi dan mendatangi Qodhi dengan anggur yang baru. Sekali lagi Qodhi merasakan anggur yang rasanya macam juga. Sang Qadhi pun mulai mereasa jengkel,”Celakalah kamu! Engkau tidak tahu mana yang manis dan yang masam?”

Sang pembantu pun menjawab,”Ya, saya memang tidak tahu mana anggur yang manis dan yang masam. Sebab anda hanya menyuruh saya untuk menjaganya. Anda tidak menyuruh saya untuk memakannya, maka saya tidak tahu jenis anggur yang manih”


Subhanallah… Sang Qadhi pun merasa takjub dengan pernyataan sang pembantu, dan menilai bahwa sang pembantu memiliki sifat jujur dan amanah hingga akhirnya sang Qadhi memutuskan menikahkannya dengan putrinya. Dari pasangan pembantu dan putri qadhi itu, lahirlah Ibnu Mubarak, ulama besar yang dikenal dengan keshalihan dan keilmuannya. (An Nur As Safir, hal. 442).

Kisah Pembantu Jujur Yang Melahirkan Ulama Besar Ibnu Mubarak Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Andika Pratama

0 comments:

Post a Comment

loading...