Berita Nasional dan Internasional Terkini

Cara Sujud Rasulullah SAW Dalam Sholat

Advertisement


Salah satu dari sekian banyak kesalahan dalam sholat yangtidak kita sadari adalah dalam masalah sujud. Bagaimana sujud yang benar yang dilakukan oleh Rasulullah SAW, itulah yang harus kita jadikan pedoman. Sebab beliau adalah penuntun kita dalam melaksanakan syariat yang diturunkan oleh Allah SWT. Tapi bagaimana sifat sujud Rasulullah itu?

Cara Sujud Rasulullah SAW Dalam Sholat


Setelah selesai i'tidal, Rasulullah saw menurunkan tubuhnya ke tanah untuk melakukan sujud. Tidak ada keterangan bahwa beliau menangkat kedua belah tangannya setingkat bahunya sambil bertakbir untuk sujud.

Untuk memulai sujud, beliau meletakkan kedua belah lututnya lebih dahulu ke lantai sebelum menempatkan kedua belah tangannya (dalam riwayat lain beliau pernah juga melakukan sebaliknya).

Beliau merenggangkan kedua sikunya dari pinggangnya dan paha dari betisnya.

Dalam sujudnya beliau meletakkan kedua belah tangannya rapat ke lantai sambil merapatkan jari-jemarinya menghadap ke arah kiblat.

Sujud dilakukan dengan memasang tujuh anggota tubuh ke tanah atau ke lantai sementara seluruh tubuh masih menghadap ke kiblat.

Menurut Hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, Rasulullah saw bersabda:
"Aku disuruh sujud dengan tujuh anggota: Dahi, 2 telapak tangan, 2 lutut dan 2 ujung jari kedua belah kaki."

Dalam hadis lain riwayat Ibnu Hibban, Rasulullah saw bersabda:
"Apabila kamu sujud letakkanlah dahimu dan janganlah kamu ikut dengan perilaku ayam."

Hadis ini menjelaskan bahwa sujud yang sempurna bukanlah dengan hanya menempelkan dahi sedikit ke tanah dan kemudian mengangkatnya kembali seperti perbuatan ayam yang mematuk tanah.

Sebaliknya seluruh anggota sujud yang 7 itu, harus dipasang tertanam ke tanah dan tetap dalam keadaan itu (tuma'ninah) sambil musalli mengucapkan tasbih seperti tasbih yang diucapkan Nabi saw.

Dalam hadits lain riwayat Muslim, Abu Daud dan Nasaai bahwa hidung dihitung sebagai satu anggota sujud selain dari 2 tangan, 2 lutut dan 2 ujung kaki.

Pernyataan mengenai hidung ini juga disebut dalam Hadis riwayat Ibnu Khuzaimah dan Al-Tirmidzi dari Abu Humaid.

Rasullulah saw mengucapkan tasbih dalam sujudnya dan mengulang ucapan tasbih itu 3 kali. Bacaan tasbih yang sering diucapkan oleh Rasulullah saw dalam sujudnya adalah:



"Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi"

Terkadang beliau membaca:



"Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi Segala Puji-Nya"

Dan juga:



"Maha Suci Engkau Ya Allah Dengan Segala Puji-Mu. Ya Allah ampunilah aku."

Menurut riwayat yang sah, Rasulullah saw sering memperpanjang waktu sujudnya untuk berdoa sambil membaca tasbih.

Dalam suatu hadits riwayat Imam Ahmad dan Muslim, Rasulullah saw bersabda:
"Saat yang paling dekat bagi seorang hamba untuk berada disamping Tuhannya adalah ketika ia sujud. Dari itu hendaklah kamu memperbanyak doa ketika sujud."

Sabdanya lagi:
"Ketahuilah bahwa saya melarang membaca al-Qur’an di waktu rukuk dan sujud. Maka pada waktu rukuk  kamu harus  membesarkan Tuhan, dan waktu sujud sunguh-sunguhlah berdoa karena besar kemungkinan akan dikabulkan Allah."

Sabdanya lagi:
"Banyakkanlah berdoa ketika sujud karena doa di dalam sujud lebih dimakbulkan untuk kamu."
(HR Muslim dan Abu Daud dari Abu Hurairah)

Diantara doa-doa yang dibaca oleh nabi saw dalam sujudnya adalah:

"Ya Allah jadikanlah dalam hatiku cahaya, pada pendengaranku cahaya, disebelah kananku cahaya, disebelah kiriku cahaya, dihadapanku cahaya, dibelakangku cahayaku, disebelah atasku cahaya, dibawahku cahaya, dan jadikanlah aku cahaya (atau berilah aku cahaya)."

Ada pendapat yang mengatakan bahwa doa dalam sujud ini sebaiknya di dalam hati saja untuk berhati-hati. Sebab mengucapkan sesuatu yang bukan bacaan sholat atau tidak ada tuntunan yang datang dari Nabi, bisa membatalkan sholat. Wallahu a’lam…

Cara Sujud Rasulullah SAW Dalam Sholat Rating: 4.5 Diposkan Oleh: siti fatimah

0 comments:

Post a Comment