Berita Nasional dan Internasional Terkini

Kapan Kita Harus Mengangkat Jari Telunjuk Ketika Tahiyyat ?

Advertisement

Banyak orang mungkin belum tahu kapan harus mengangkat jari telunjuk ketika sholat. Pokoknya ikut saja orang nunjuk, dia juga nunjuk. Memang sejak dulu, para ulama telah berbeda pendapat tentang saat / waktu mengangkat jari telunjuk dan apakah digoyang-goyangkan atau digerak-gerakkan jari telunjuk ketika bacaan tasyahhud atau tahiyyat saat shalat, ataukah diam saja.

Kapan Kita Harus Mengangkat Jari Telunjuk Ketika Tahiyyat ?


Diantara pendapat-pendapat yang masyhur adalah:
1. Mengangkat jari telunjuk dari awal bacaan tasyahhud tanpa digerak-gerakkan.
2. Mengangkat jari telunjuk dari awal bacaan tasyahhud dan digerak-gerakkan.
3. Mengangkat jari telunjuk ketika membaca kalimat syahadat, di tengah bacaan tasyahhud tanpa digerak-gerakkan.

Mayoritas umat Islam di Indonesia yang bermazhab Syafi'i akan mengangkat jari telunjuk ketika membaca kalimat syahadat saat bacaan tasyahhud dan tidak digoyang-goyangkan atau digerak-gerakkan jari telunjuk tersebut. Jadi pas ketika membaca “Illallahu” itu kita mengangkat telunjuk kita untuk memantapkan pengakuan kita bahwa hanya Allah lah satu-satunya Tuhan kita.

Imam an-Nawawi, seoarang ulama madzhab Syafi'iyah, mengatakan: "Dan mengangkat telunjuknya pada saat mengucapkan إلاالله (" illallah ") dan tidak menggerakkannya". (An-Nawawi, Minhaj al-"al-Thalibin, dicetak pada hamisy Qalyubi wa Umairah, Dar Ihya al-Kutub al-Arabiyah, Indonesia. Juz.I, Hal. 164)


Imam an-Nawawi menyatakan bahwa ia berlapang dada dalam soal perbedaan pendapat untuk hal ini. Dan sama sekali tidak mencaci atau menghina di antara satu sama lain. Inilah memang yang harus kita kedepankan ketika terjadi perbedaan pendapat di antara sesama muslim.

Kapan Kita Harus Mengangkat Jari Telunjuk Ketika Tahiyyat ? Rating: 4.5 Diposkan Oleh: siti fatimah

0 comments:

Post a Comment